Monday, August 2, 2010

Sorry for different perception between us



Hari ini benar-benar diluar dugaan.
Cuma karena bercandaan saya dan seorang temen saya di twitter, ternyata berujung dengan broken friendship.
Awalnya saya dan seorang teman saya sedang bercandain teman saya (kita sebut saja ia Pelangi).Karena liburan ini Pelangi jalan-jalan mulu, saya bercandain kalo dia AGJ (Anak Gaul Jakarta) karena mengisi liburan dengan jalan dari satu mall ke mall lain.Lalu teman saya yang lain menanggapi dengan lanjutan bahwa Pelangi bukan AGJ, tapi sudah AGI (Anak Gaul Indonesia).
Tapi siapa yang sangka ternyata tanggapan Pelangi atas bercandaan kami, lain dari biasanya.Hari itu ia langsung menganggap negative apa yang kami bercandakan.dan akhirnya, terjadilah keributan yang seharusnya tidak ada.Pelangi marah dan ngembeg teramat sangat.
Kami sudah menjelaskan bahwa maksud kami cuma untuk bercanda.Tapi sayangnya, Pelangi menanggapi bahwa kata-kata kami berdua tidak sopan dan menjudge dengan statement asal-asalan.Dia tersinggung dibilang AGJ ataupun AGI. Padahal sumpaaahh„ sama sekali ngga ada di fikiran saya untuk menjudge dia dengan statemen ‘asal-asalan’, apalagi untuk menghina. sama sekali bukan untuk itu.Ledekan saya itupure just for kidding.
Tapi sayangnya, persepsi kami dengan Pelangi berbeda.Dan yang sangat disayangkan, Pelangi sama sekali tidak peduli dengan penjelasan kami dan terus aktif meng-update status di YM dan twitter nya untuk menunjukan kemarahannya ke kami berdua.
*saya harus benar-benar mengontrol emosi agar tidak terpancing marah juga dan pada akhirnya malah membuat masalah berlarut dan jadi panjang.
Saya dan teman saya sudah berupaya untuk minta maaf dengan berbagai cara.Namun sayangnya, Pelangi menanggapi semua interaksi dengan feedback yang negative, ia menjadi sangat sensi dan bad mood banget.Alhasil, saya dan teman saya sudah sangat bingung dan putus asa mesti gimana lagi.
Minta maaf berkali-kali, sudah.Berjanji untuk tidak mengulanginya, juga sudah.Bahkan kami sengaja menghapus tweet yang Pelangi nggak suka itu.Kami benar-benar stuck dan bingung mesti gimana lagi untuk dapat maaf nya Pelangi dan biar Pelangi ga bt lagi.
Yahh mungkin ini #pelajaranhidup untuk kami berdua, bahwa nggak semua orang bisa menanggapi bercandaan itu dengan seharusnya. Karena ada juga yang justru malah tersinggung dan sakit hati. Jadi, mending lain kali saya harus lebih hati-hati deh kalo mau bercandain orang. Jangan sampai salah paham lagi kaya gini.
.“Mulutmu, Harimaumu”
“Bertambah tua itu pasti, tetapi dewasa adalah pilihan”

No comments:

Post a Comment